Oleh: adhe | Februari 4, 2008

Tetap semangat kawanku!

Beberapa hari yang lalu, tepatnya di suatu sore menjelang maghrib, tiba2 Hp ku berdering, hm…ini sohibku nelpon paling mau kasih tau ‘our project’ lum kelar. Yah..aku dah ngerti deh, kudenger khabar bahwa sohibku ini sedang sakit.

“Mbak, maaf ya…kerjaannya baru bisa diambil hari selasa,” kata pembuka dari sohibku,

“Ndak apa2 de’, aku juga ngerti kamu lagi sakit”, kataku pelan,

“Mbak, aku mau nenangin diri dulu, rasanya aku blum siap dg kenyataan yg harus kutrima saat ini!”,

“Lho…emang segawat itukah?”, swear aku kaget juga.

Singkat kata kami terlibat pembicaraan yg lumayan serius. Sebelumnya aku mau ngejelasin dikit ’bout Profile sohibku yg baik ini, dia seorang career woman + housewife , dia lebih nyaman buka kantor dirumah (beda dg aku, yg lebih suka kantor nggak gabung dg rumah, biar kalo udah pulang ke rumah kaga mikir urusan kantor lagi!), orangnya halus, lembut peribahasanya dan sabar banget, mukanyanya cakep, hm..mirip Alda Risma, cuma sohibku ini kaga se-sexy Alda, he..he.. selama aku berteman baik dg dia sejak di bangku kuliah dulu, kami sempat magang kerja di kantor yg sama, hubungan kami lancar2 aja nggak ada yg namanya ‘koslet’. Trus kami berpisah selama beberapa waktu, eh..ketemu lagi di sini, ternyata sohibku ini milih wilayah kerja yg sama denganku, karena suaminya seorang dokter spesialis yg ditempatkan di wilayah yg sama. Tersambung lagi deh hubungan silaturahmi kami. Nah…bukan hanya sohibku ini aja yg baik hati tapi suaminya juga sama baiknya, gimana nggak lha kalo aku periksa kesehatan ke beliau, selalu tidak mau dibayar, waduh…aku kan nggak mau hutang budi, saran dari suamiku, kalo aku berkunjung ke rumah sohibku ini, bawain aja kue2 bakery, kan kesannya lebih pantes aja, he..he…so tiap aku travelling atau keluar kota, aku selalu inget tuk bawa oleh2 buat sohibku ini. Begitu juga sebaliknya. Pokoke baik banget ini sohibku, apalagi dia ini “Paling Pandai & Teliti” untuk mengerjakan projek pekerjaan yg biasa kami olah bersama.

Kembali ke permasalahn serius yg dialami oleh sohibku ini, ternyata di terserang “Kanker Rahim Stadium I”,….Astaghfirullah, aku ndak bisa ngebayangin gimana sedihnya sohibku ini, karena ada tumor ganas yg bersarang di Rahimnya, dan harus diangkat, kemungkinan terburuk, rahimnya juga harus diangkat!

Hal inilah yang menjadi puncak kesedihannya, Rahim itu ibarat ‘wadah/sarana’ dimana seorang istri dapat melayani suaminya dengan baik dan menjadi kebanggaan seorang istri, apalagi usia kami belum mencapai 40th. Masih cukup panjang waktu untuk nyenengin suami secara biologis. Aku hanya bisa diam, dan berusaha berpikir keras untuk menghibur dia.

Aku hanya bisa memberikan masukan yg membangun semangatnya agar bangkit & kuat kembali, bahwa semua ini ‘sudah ada dalam skenario hidup’ yang Tuhan berikan pada dirinya, ada hikmah yang besar dibalik ini semua, aku bilang bahwa dia akan ‘naik peringkat keimanannya’ dan sesungguhnya ALLAH SWT begitu mencintainya. Ada sedikit pesan buat sohibku yg tercinta ini, bukalah Al-Qur’an mu setiap hari dan bacalah dg niat karena ALLAH semata, bacalah sesuai dg kemampuanmu, sedikit tapi rutin setiap hari itu lebih dicintai ALLAH, karena ALLAH tidak pernah menuntut banyak dari hambaNYA, jika engkau mendatangiKU dg berjalan maka AKU akan mendatangimu dg berlari, itulah janji ALLAH bagi hambaNYA yg istiqomah dalam iman.

Akhirnya, sohibku sudah berangsur tenang, bahwa ini semua sudah menjadi ‘kehendak ALLAH’ dan dia harus melaluinya dengan ikhlas dan tetap berikhtiar untuk sehat kembali, aku bilang ke sohibku ini, bahwa dia masih lebih beruntung dari pada ‘orang lain yg punya penyakit yg sama’, karena suaminya adalah seorang dokter, sehingga faktor pengobatan secara detail & rutin bisa didapat oleh sohibku ini.

“Ya ALLAH, berilah kesehatan & kekuatan iman kepada sohibku tercinta ini, semoga segala ikhtiar yang dia lakukan diterima di sisiMU, amien ya Rabbal’alamien”.

Tabik, 26 Muharram 1429H / Feb 4th’08, 10.00 Wib


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: